NGOBROL PERKARA IMAN
PERKARA IMAN ADALAH PERKARA YANG CUKUP RUMIT, IA GAMPANG DIUCAPKAN TAPI SULIT UNTUK DIAMALKAN, KITA PERCAYA AKAN ADANYA ALLAH, MALAIKAT-MALAIKAT ALLAH, KITAB-KITABNYA, RASUL-RASUL-NYA, HARI AKHIR DAN KETENTUAN BAIK BURUKNYA, NAMUN PENGAMALAN-NYA TERKADANG MEMBUTUHKAN WAKTU YANG CUKUP LAMA, OLEH SEBAB ITU JANGANLAH MERASA BOSAN UNTUK SELALU MENGINGAT-INGAT DAN MEMPELAJARI KEMBALI TENTANG RUKU-RUKUN IMAN TERSEBUT
Dalam artikel yang lalu kita telah membahas sedikit tentang rukun iman yang kedua yakni, Iman kepada Malaikat-malaikat Allah.
Dalam Artikel kali ini kita akan membahas tentang rukun iman yang ketiga yaitu, Beriman kepada Kitab-Kitab Allah.
Beriman kepada kitab-kitab Allah itu meliputi 4 perkara:
- pertama : Meyakini bahwa kitab-kitab tersebut diturunkan dari sisi Allah Ta'ala, sebagaimana Firmannya yang artinya :
"Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunka kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, Malaikat-malaikatnya, kitab-kitabnya dan Rasul-rasulnya.." (QS. Al-Baqrah :285)
- kedua : Beriman kepada kitab yang dijelaskan namanya oleh Allah Ta'ala, seperti :
- Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa 'Alaihis salaam
- Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud 'Alaihis salaam
- Injil yang diturunkan kepada Nabi 'Isa' 'Alaihis salaam dan
- Al-Qur-an yang diturunkan kepada Nabi Muhamad shallallahu 'alaihi wa sallam
- Dan secara umum, kita pun beriman kepada kitab-kitab yang tidak diberitahukan nama-nya kepada kita
- ketiga : Membenarkan berita-berita yang shahih (benar) dari kitab-kitab tersebut. Semua berita dari Al-Quran adalah benar adanya. Adapun kitab-kitab selain Al-Quran, telah banyak mengalami perubahan dan penggantian oleh sebagian manusia.
- keempat : Mengamalkan hukum-hukum dan ajaran-ajaran yang diajarkan di dalam Al-Quran. Dan ketahuilah bahwa seluruh kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran, semuanya telah dihapus dan tidak boleh lagi diamalkan.
Kita mengetahui bahwa Allah sangat memperhatikan hamba-hambanya, sehingga ia memberikan tuntunan kepada hambanya pada masa yang sesuai dengan keadaan pada masa itu, agar masing-masing mendapat petunjuk denganya.
Lain Halnya dengan Alquran, ia diturunkan kepada semua manusia hingga akhir jaman, tidak terbatas oleh waktu dan keadaan.
Maka untuk itu jadikanlah Al-Quran sebagai pedoman hidup kita dalam bertingkah laku sehari-hari.
Caranya tentu saja bertahap.
Pertama-tama kita harus dapat membaca Al-
Quran dengan baik dan benar. Jika sudah baik dan benar bacaan Al-Quran kita,
selanjutnya kita berusaha untuk memahami maknanya dengan bantuan kitab-kitab
tafsir (terjemahan Al-Quran). Tahap berikutnya kita harus mengetahui
isinya. Dan tahap yang paling akhir kita harus dapat mengamalkan isinya dalam
kehidupan di dunia sekarang ini. Mulailah segera! Jangan ditunda-tunda!
Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada
Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari
kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS. an-
Nisa’ (4): 136).
Allah juga berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu
kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi
yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada
Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan
Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. Dan (kami telah mengutus)
rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu,
dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah
telah berbicara kepada Musa dengan langsung. (Mereka kami utus) selaku rasulrasul
pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada
alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan
adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. an-Nisa’ (4): 163-165).
Dalam artikel yang lalu kita telah membahas sedikit tentang rukun iman yang kedua yakni, Iman kepada Malaikat-malaikat Allah.
Dalam Artikel kali ini kita akan membahas tentang rukun iman yang ketiga yaitu, Beriman kepada Kitab-Kitab Allah.
Beriman kepada kitab-kitab Allah itu meliputi 4 perkara:
- pertama : Meyakini bahwa kitab-kitab tersebut diturunkan dari sisi Allah Ta'ala, sebagaimana Firmannya yang artinya :
"Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunka kepadanya dari Rabbnya, demikian pula orang-orang yang beriman, semuanya beriman kepada Allah, Malaikat-malaikatnya, kitab-kitabnya dan Rasul-rasulnya.." (QS. Al-Baqrah :285)
- kedua : Beriman kepada kitab yang dijelaskan namanya oleh Allah Ta'ala, seperti :
- Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa 'Alaihis salaam
- Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud 'Alaihis salaam
- Injil yang diturunkan kepada Nabi 'Isa' 'Alaihis salaam dan
- Al-Qur-an yang diturunkan kepada Nabi Muhamad shallallahu 'alaihi wa sallam
- Dan secara umum, kita pun beriman kepada kitab-kitab yang tidak diberitahukan nama-nya kepada kita
- ketiga : Membenarkan berita-berita yang shahih (benar) dari kitab-kitab tersebut. Semua berita dari Al-Quran adalah benar adanya. Adapun kitab-kitab selain Al-Quran, telah banyak mengalami perubahan dan penggantian oleh sebagian manusia.
- keempat : Mengamalkan hukum-hukum dan ajaran-ajaran yang diajarkan di dalam Al-Quran. Dan ketahuilah bahwa seluruh kitab yang diturunkan sebelum Al-Quran, semuanya telah dihapus dan tidak boleh lagi diamalkan.
Kita mengetahui bahwa Allah sangat memperhatikan hamba-hambanya, sehingga ia memberikan tuntunan kepada hambanya pada masa yang sesuai dengan keadaan pada masa itu, agar masing-masing mendapat petunjuk denganya.
Lain Halnya dengan Alquran, ia diturunkan kepada semua manusia hingga akhir jaman, tidak terbatas oleh waktu dan keadaan.
Maka untuk itu jadikanlah Al-Quran sebagai pedoman hidup kita dalam bertingkah laku sehari-hari.
Caranya tentu saja bertahap.
Pertama-tama kita harus dapat membaca Al-
Quran dengan baik dan benar. Jika sudah baik dan benar bacaan Al-Quran kita,
selanjutnya kita berusaha untuk memahami maknanya dengan bantuan kitab-kitab
tafsir (terjemahan Al-Quran). Tahap berikutnya kita harus mengetahui
isinya. Dan tahap yang paling akhir kita harus dapat mengamalkan isinya dalam
kehidupan di dunia sekarang ini. Mulailah segera! Jangan ditunda-tunda!
Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada
Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari
kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS. an-
Nisa’ (4): 136).
Allah juga berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu
kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi
yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada
Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan
Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. Dan (kami telah mengutus)
rasul-rasul yang sungguh telah Kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu,
dan rasul-rasul yang tidak Kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Allah
telah berbicara kepada Musa dengan langsung. (Mereka kami utus) selaku rasulrasul
pembawa berita gembira dan pemberi peringatan agar supaya tidak ada
alasan bagi manusia membantah Allah sesudah diutusnya rasul-rasul itu. Dan
adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. an-Nisa’ (4): 163-165).
Semoga dengan tulisan akan menambahkan keimanan bagi saya khususnya dan juga bagi yang membacanya... Amiiinnn..
Mantaap teruslah berjuang ats nm Allah Azza Wajala
BalasHapus