NGOPI YUUUK

YUK NGOPI YUUK. TAPI INGAT LHO NGOPI DISINI BUKAN BERARTI MENIKMATI HIDANGAN KOPI PANAS, DISINI YANG KITA MAKSUDKAN DENGAN NGOPI ADALAH : "NGOBROL PERKARA IMAN"





Berbicara tentang keImanan maka kita tidak bisa lepas dari rukun-rukun iman yang telah ditetapkan dalam Islam. Sebagaimana yang telah kita pahami bahwa rukun iman itu ada enam Perkara, hal ini diambil Dari Hadits Rasulullah Salallahu Alaihi wassalam.

Pertama          : Iman kepada Allah
kedua              : Iman kepada Malaikat Allah 
Ketiga             : Iman kepada Kitab-kitab Allah
Keempat         : Iman kepada Rasul Allah
Kelima            : Iman kepada Hari akhir dan
Keenam          : Iman kepada qadha dan qadar (ketentuan baik ataupun buruk).

Beriman kepada Allah itu artinya kita harus benar-benar meyakini bahwa semua makhluk yang ada di alam semesta ini semua adalah ciptaannya, tidak terkecuali apapun itu, langit, bumi beserta isinya yang begitu indah, teratur dan sangat luas serta sangat sempurna ini, tentulah bukan terjadi begitu saja dan ini pasti ada yang menciptakannya yaitu : Allah Azza wajalla, bukan yang lain.

Setelah kita meyakini bahwa, kita dan Alam semesta ini adalah ciptaan Allah, maka kita harus pula meyakini bahwa Allah jugalah yang memberikan Rizki, Melindungi, Mengatur, Menolong, Menghidupkan dan Mematikan kita semua dan bukanlah yang lain. Allah yang menciptakan, maka Allah pulalah yang memeliharanya.

Maka dengan demikian kita juga harus meyakini bahwa yang berhak disembah itu tiada lain dan tiada bukan hanyalah Allah Azza wajalla sang pencipta Alam semesta.
Hanya kepadanyalah kita berserah diri, hanya kepadanyalah kita memohon ampunan dan hanya kepadanyalah segala tumpuan dan harapan, maka janganlah engkau menyekutukannya dengan apapun juga.

Dan ingatlah bahwa sesungguhnya Allah Ta'ala itupun mempunyai Sifat-sifat dan nama-nama yang Sempurna dan tidak mempunyai kekurangan yang telah disucikan dan telah ditetapkan oleh Allah di dalam Alquran dan oleh Rasulnya di dalam sunahnya, maka Sucikanlah nama Rabb-mu yang Maha tinggi itu.

Dengan memahami rukun iman yang pertama ini, maka patut dan selayaknyalah bagi kita sebagai makhluk ciptaannya selalu mengabdikan diri kepadanya dengan jalan selalu beribadah kepadanya dan selalu menundukan dan menghadapkan wajah kepadanya dan yang menjadi dasar dan merupakan kunci kebahagiaan hidup dengan mengesakan Allah dengan kalimat "Laa ilaaha illallah" yang berarti "Tidak ada ilah yang berhak disembah (diibadahi) dengan benar selain Allah". maka tidak ada sesembahan ataupun tempat beribadah ataupun tempat meminta kecuali hanya Allah Ta'ala semata, "Hanya kepadamulah kami menyembah dan hanya kepadamula kami meminta pertolongan".

Dengan demikian, bila kita telah mampu mengimani dan mengamalkan ini semua, maka Insha Allah kita semua akan mendapatkan buah yang menyenangkan, baik dunia ataupun akhirat. Di dunia akan diberi kehidupan yang tenteram dengan kesejahteraan yang diberkahi dari langit dan bumi. Dan di akhirat diberi kedudukan yang tinggi disisi Allah, diberikan ampunan, serta mendapatkan rizki yang mulia, yakni taman-taman surga dengan berbagai kenikmatan di dalamnya.


أُوْلَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ حَقًّالَهُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَرَبِّهِمْ وَمَغْفِرَ ةٌ وَرِزْقٌ كَرِيْمٌ


"Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Rabb-nya dan ampunan serta rezeki (nikmat) yang mulia."                       (QS Al-Anfaal: 4)

Bersambung


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HADIAH AMALAN

KEIKHLASAN DALAM BERIBADAH

HUKUM ORANG YANG MENINGGALKAN SHALAT