NGOPI LAGII YUUUK
NGOPI LAGIII YUUUK, ALIAS NGOBROL PERKARA IMAN. PADA TULISAN YANG LALU TELAH KITA BAHAS SEDIKIT TENTANG IMAN KEPADA ALLAH DAN PADA TULISAN KALI INI KITA AKAN COBA MEMBAHAS TENTANG IMAN KEPADA MALAIKAT-MALAIKAT ALLAH
Rukun Iman yang kedua adalah Iman kepada Malaikat-malaikat Allah
Sebagai umat Islam tentu kita wajib percaya dengan adanya para Malaikat-malaikat Allah, percaya atau pun beriman kepada para malaikat adalah, Meyakini dengan sesungguhnya bahwa malaikat itu benar-benar ada dan kita mempercayainya itu dari berita-berita Alquran dan as-Sunah.
Di dalam Alquran Allah berfirman yang artinya:
"Dan malaikat-malaikat yang di sisi-nya, mereka tidak merasa sombong untuk menyembah-nya dan tidak pula merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tidak henti-hentinya." (QS. Al-Anbiyaa' : 19-20)
Dan begitu juga Rasulullah Sallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Para Malaikat diciptakan dari cahaya, Jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, sedangkan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah diceritakan pada kalian (yakni dari tanah).
HR. Muslim
Dari keterangan ayat dan hadits diatas kita mengetahui bahwa sesungguhnya Malaikat itu adalah makhluk Allah yang sengaja dibuat dari cahaya dan dijadikan sebagai utusan-utusan Allah yang selalu taat dan patuh terhadap perintah-perintah Allah, mereka tidak merasa sombong dan tidak pula merasa capek ataupun letih untuk selalu bertasbih mengagungkan Rabb mereka yakni Allah Azza wajalla.
Dan diceritakan pula di dalam Alquran bahwa para Malaikat itu memiliki jasad, sayap dan tangan, hal ini diceritakan dalam surat Faathiir ayat kesatu,
"Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan Malaikat sebagai utusan-utusan yang mempunyai Sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan ada yang empat." (QS. Faathir : 1)
Jasad para Malaikat itu sangatlah besar, satu sayapnya saja bisa menutupi ufuk. Malaikat pun dapat berubah bentuk menjadi manusia, sebagaimana Malaikat Jibril menampakkan wujudnya kepada Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam menyerupai seorang laki-laki. Para Malaikat itu memiliki sifat-sifat lainnya baik sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran dan as-Sunah.
Jumlah para Malaikat itu sangatlah banyak dan hal itu hanya diketahui oleh Allah Ta'ala semata. Allah berfirman:
"Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabb-mu melainkan Allah sendiri." (QS. Al-Muddatstsir : 31)
Dalam hal ini yang patut kita ketahui adalah sebagian para Malaikat itu dan apa tugas-tugasnya. Sebagian dari mereka dikabarkan nama dan tugasnya, antara lain:
1. Jibril, bertugas membawa wahyu kepada Nabi dan Rasul.
2. Mika-il bertugas menurunkan hujan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.
3. Israfil bertugas meniup Sangkakala di hari kiamat.
4. Malik bertugas menjaga Neraka.
5. Malaikat pemikul 'Arsy.
6. Malaikat Hafazhah yang menjaga manusia
7. Malaikat pencatat amal manusia.
8. Malaikat yang mencatat takdir setiap janin dalam rahim.
9. Malaikat pencabut nyawa.
10. Malaikat yang menghadiri majelis ilmu.
Dan lain-lain.
Dengan memahami dan mengetahui nama-nama dan tugas-tugas malaikat itu, kita dapat memetik hikmah tentang mengimani para Malaikat ini, antara lain :
- Kita mengenal keagungan Allah, kebesarannya, kekuatannya dan kekuasaannya. Saking besar dan kuatnya sehingga makhluk yang bernama Malaikat yang kita ketahui super besar, super hebat dan super kuat sekalipun, masih merasa sangat kecil dan lemah dihadapan sang penciptanya, Allah Azza wajalla
- Kita bersyukur kepada Allah atas perhatiannya kepada kita manusia, yang mana telah menugaskan sebagian Malaikatnya untuk menjaga manusia, mencatat amal dan mengurus berbagai kemaslahatan manusia.
- Kita dapat mencintai Malaikat, mengingat ketaatan dan kecintaan mereka kepada Allah Azza wajalla.
- Menjadikan mereka teladan dalam ketaatan kepada Allah Azza wajalla.
- Memperbaiki Akhlak. Dengan beriman kepada Malaikat yang mengawasi dan mencatat segala amal-amal kita, maka kita akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan berkata.
Firman Allah Ta'ala :
Rukun Iman yang kedua adalah Iman kepada Malaikat-malaikat Allah
Sebagai umat Islam tentu kita wajib percaya dengan adanya para Malaikat-malaikat Allah, percaya atau pun beriman kepada para malaikat adalah, Meyakini dengan sesungguhnya bahwa malaikat itu benar-benar ada dan kita mempercayainya itu dari berita-berita Alquran dan as-Sunah.
Di dalam Alquran Allah berfirman yang artinya:
"Dan malaikat-malaikat yang di sisi-nya, mereka tidak merasa sombong untuk menyembah-nya dan tidak pula merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tidak henti-hentinya." (QS. Al-Anbiyaa' : 19-20)
Dan begitu juga Rasulullah Sallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Para Malaikat diciptakan dari cahaya, Jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, sedangkan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah diceritakan pada kalian (yakni dari tanah).
HR. Muslim
Dari keterangan ayat dan hadits diatas kita mengetahui bahwa sesungguhnya Malaikat itu adalah makhluk Allah yang sengaja dibuat dari cahaya dan dijadikan sebagai utusan-utusan Allah yang selalu taat dan patuh terhadap perintah-perintah Allah, mereka tidak merasa sombong dan tidak pula merasa capek ataupun letih untuk selalu bertasbih mengagungkan Rabb mereka yakni Allah Azza wajalla.
Dan diceritakan pula di dalam Alquran bahwa para Malaikat itu memiliki jasad, sayap dan tangan, hal ini diceritakan dalam surat Faathiir ayat kesatu,
"Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan Malaikat sebagai utusan-utusan yang mempunyai Sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan ada yang empat." (QS. Faathir : 1)
Jasad para Malaikat itu sangatlah besar, satu sayapnya saja bisa menutupi ufuk. Malaikat pun dapat berubah bentuk menjadi manusia, sebagaimana Malaikat Jibril menampakkan wujudnya kepada Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam menyerupai seorang laki-laki. Para Malaikat itu memiliki sifat-sifat lainnya baik sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran dan as-Sunah.
Jumlah para Malaikat itu sangatlah banyak dan hal itu hanya diketahui oleh Allah Ta'ala semata. Allah berfirman:
"Dan tidak ada yang mengetahui tentara Rabb-mu melainkan Allah sendiri." (QS. Al-Muddatstsir : 31)
Dalam hal ini yang patut kita ketahui adalah sebagian para Malaikat itu dan apa tugas-tugasnya. Sebagian dari mereka dikabarkan nama dan tugasnya, antara lain:
1. Jibril, bertugas membawa wahyu kepada Nabi dan Rasul.
2. Mika-il bertugas menurunkan hujan dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.
3. Israfil bertugas meniup Sangkakala di hari kiamat.
4. Malik bertugas menjaga Neraka.
5. Malaikat pemikul 'Arsy.
6. Malaikat Hafazhah yang menjaga manusia
7. Malaikat pencatat amal manusia.
8. Malaikat yang mencatat takdir setiap janin dalam rahim.
9. Malaikat pencabut nyawa.
10. Malaikat yang menghadiri majelis ilmu.
Dan lain-lain.
Dengan memahami dan mengetahui nama-nama dan tugas-tugas malaikat itu, kita dapat memetik hikmah tentang mengimani para Malaikat ini, antara lain :
- Kita mengenal keagungan Allah, kebesarannya, kekuatannya dan kekuasaannya. Saking besar dan kuatnya sehingga makhluk yang bernama Malaikat yang kita ketahui super besar, super hebat dan super kuat sekalipun, masih merasa sangat kecil dan lemah dihadapan sang penciptanya, Allah Azza wajalla
- Kita bersyukur kepada Allah atas perhatiannya kepada kita manusia, yang mana telah menugaskan sebagian Malaikatnya untuk menjaga manusia, mencatat amal dan mengurus berbagai kemaslahatan manusia.
- Kita dapat mencintai Malaikat, mengingat ketaatan dan kecintaan mereka kepada Allah Azza wajalla.
- Menjadikan mereka teladan dalam ketaatan kepada Allah Azza wajalla.
- Memperbaiki Akhlak. Dengan beriman kepada Malaikat yang mengawasi dan mencatat segala amal-amal kita, maka kita akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan berkata.
Firman Allah Ta'ala :
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
"Tidaklah satu ucapan pun yang diucapkan manusia, kecuali ada Malaikat yang mengawasi dan mencatatnya." (QS. Qaaf : 18)
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua Amiiin
Bersambung
Komentar
Posting Komentar