MENJAGA LISAN
MENJAGA LISAN ADALAH SESUATU YANG SANGAT DIHARUSKAN DALAM ISLAM, BAHKAN ISLAM MEMANDANG RENDAH ORANG-ORANG YANG BERKATA KEJI DAN KOTOR
Islam sangat tidak menyukai ucapan-ucapan atau omongan-omongan yang tak berujung pangkal, Islam membenci fikiran atau sesuatu yang rendah, yang hanya akan menghabiskan waktu dengan sia-sia. Makanya Islam menganjurkan, kalau tidak bisa berbicara yang baik, yang mengandung manfaat, maka lebih baik diam, karena diam itu akan menyelamatkan dan mendidik jiwa kepada akhlak yang mulia dan mengusir setan. Sabda Rasulullah Salallahu alaihi wasalam :عَلَيْكَ بِطُوْلِ الصُّمْتِ فَاِنَّهُ مُطْرِدَةَُ للشَّيْطَانِ وَعَوْنَُ لَكَ عَلَى اَمْرِدِيْنِكَ
"Hendaklah engkau lebih baik diam, sebab diam itu menyingkirkan setan dan menolongmu terhadap urusan agamamu". (HR Ahmad)Allah selalu membimbing dan menuntun kita agar selalu berbicara dengan perkataan-perkataan yang baik dan bermanfaat, karena ucapan yang baik itu adalah merupakan sopan santun yang tinggi.
Dengan ucapan yang baik dan bermanfaat, maka Insy'Allah akan tertanam rasa kasih sayang dihati manusia, sehingga dapat mempererat persahabatan atau persaudaraan dan terhindar dari tipu daya setan yang selalu ingin memecah dan menimbulkan persengketaan diantara manusia. Oleh karena itu jauhilah perkataan-perkataan buruk dan yang tidak bermanfaat dan biasakanlah dengan ucapan-ucapan yang baik, karena ucapan yang baik akan dapat menghasilkan kebaikan dalam bermasyarakat. Dalam hal ini Allah berfirman :
وَقُلْ لِِّعِبَادِيْ يَقُوْلُوالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ، اِنَّ الشَيْطَانَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ، اِنَّ الشَّيْطَنَ كَانَ لِلاِنْسَانِ عَدُوًّامُّبِيْنَا
"Dan katakanlah kepada hamba-hambaku, "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan diantara mereka. Dan sungguh setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia". (QS Al Isra : 53)Setan selalu berusaha ingin menjerumuskan manusia kejalan yang sesat dan ia selalu berusaha menggoda manusia agar mereka saling berselisih dan bermusuhan, maka jalan yang terbaik untuk membendung perselisihan dan permusuhan itu adalah berbuat kebenaran dan berbicara dengan perkataan yang baik-baik, bahkan dengan ucapan yang baik inipun mampu meredam kemarahan seorang musuh sekalipun. Dan perbuatan serta ucapan yang baik dikala seseorang sedang marah teramat tinggi nilainya.
Firman Allah Azza wajalla :
قَوْلُُ مَّعْرُوْفَُ وَّمَغْفِرَةَُخَيْرَُمِّنْ صَدَقَةٍ يَّتْبَعُهَآاَذًى،وَاللهُ غَنِيَُّ حَلٍيْمَُ
"Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan perkataan yang menyakitkan sipenerimanya, Allah maha kaya lagi maha penyantun". (QS Al Baqarah : 263)Oleh karena itu pergunakanlah lisan dengan sebaik-baiknya, karena sesungguhnya Allah sangat tidak menyukai ucapan-ucapan buruk yang diucapkan dengan terus terang, kecuali bagi orang-orang yang teraniaya.
Seorang muslim haruslah mempunyai pendirian yang kokoh, bila mendengar ada orang yang mengucapkan perkataan yang kotor, maka secepatnya ia harus berpaling dan menjauhi ucapan-ucapan tersebut, karena ucapan-ucapan kotor dan keji itu akan sangat mudah mendatangkan fitnah dan akan berpotensi memperkeruh suasana atau memperbesar perselisihan dan permusuhan belaka. Hal ini diperingatkan Allah dalam Firmannya :
وَاِذَاسَمِعُوْااللَّغْوَاَعْرَضُوْاعَنْهُ وَقَالُوْالَنَآاَعْمَلُنَاوَلَكُمْ اَعْمَلُكُمْ سَلَمَُ عَلَيْكُمْ لاَنَبْتَغِى اْلجَاهِلِيْنَ
"Dan apabila mereka mendengarkan perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling dari padanya seraya berkata, bagimu amalanmu dan bagiku amalanku, kesejahteraanlah atas diri kamu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil." (QS Al Qashah : 55)Kita sering menjumpai orang-orang yang berkata keji dan kotor ini, biasanya ketika lagi emosi, bertengkar dan berdebat, pada saat-saat seperti itu, maka setan berusaha sekuat-kuatnya agar orang yang sedang emosi, bertengkar ataupun berdebat ini mengucapkan kata-kata yang keji dan kotor itu. Terutama pada orang yang sedang berdebat atau bertengkar, setan dengan gigihnya berusaha agar orang-orang tersebut tidak mau mengalah dan ingin menang sendiri, kalau sudah demikian halnya maka orang-orang yang berdebat atau bertengkar ini akan terperosok kedalam kehinaan dan termasuk kedalam golongan orang-orang yang berakhlak rendah.
Maka untuk itu berusahalah agar dapat menahan diri dari emosi (marah), berdebat ataupun bertengkar, karena semuanya adalah perbuatan setan dan termasuk kedalam golongan orang yang berakhlak yang hina dina.
Sabda Rasulullah tentang hal ini :
إِنَّ اْبْغَضَ الرِِّجَلِ اِلَى اللهِ اْلاَلَدُّاْلخَصِمِ
"Laki-laki yang sangat dibenci Allah adalah orang yang paling buruk pertengkarannya". (HR Bukhari-Muslim)Orang yang paling buruk pertengkaranya itu adalah orang-orang yang dikala bertengkar ataupun berdebat, maka ia mengucapkan kata-kata kotor, seperti: Mencaci, mencela, menghina, menyindir dan lain-lain.
Maka sekali lagi mari kita jauhi perkataan-perkataan buruk, yang tidak mengandung manfaat apalagi sampai menyakiti yang mendengarkan.
Semoga tulisan ini ada manfaatnya bagi yang membaca dan terutama bagi yang menulis. Aamiin
Komentar
Posting Komentar