PERSAUDARAAN DIBAWAH PANJI-PANJI ISLAM

UKHUWA ISLAMIAH AKAN DAPAT TERJALIN DENGAN JALAN MENGAMALKAN ALQURAN DAN SUNAH RASUL YANG BENAR 



Ukhuwa Islamiah adalah persaudaraan dibawah naungan dan panji-panji Islam, untuk membentuk hubungan yang lebih erat antara satu dengan yang lain, saling menghargai, saling menolong, saling memberi dukungan, saling memberi informasi dan saling nasehat menasehati tentang iman dan taqwa. Maka dengan ukhuwa Islamiah seperti itu umat Islam akan menjadi kuat dan tangguh, juga dapat menambah kesejhateraan dan keselamatan bersama dan bahkan akan ditakuti oleh orang-orang yang memusuhi Islam itu sendiri.

Tanpa Ukhuwa Islamiah maka kekuatan Umat islam itu hanya omong kosong belaka dan bahkan akan hancur lebur, akan banyak terjadi perselisihan dan perpecahan dikalangan umat Islam itu sendiri, padahal Allah Azza wajalla sangat melarang kita umat Islam itu terpecah-belah dan bercerai berai :

وَاعْتَصِمُوْابِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعًاوَّلاَتَفَرَقُوْا

"Dan berpegang teguhlah kamu dengan agama Allah dan janganlah kamu bercerai-berai." (QS Ali Imran : 103)

Memelihara Ukhuwa Islamiah, menjauhkan diri dari perpecahan dan bercerai-berai adalah merupakan perwujudan dari pengakuan bahwa pada hakekatnya manusia itu sama di hadapan Allah, baik sikaya atau simiskin, yang gagah dan yang lemah, yang cantik ataupun yang tidak cantik semuanya sama kecuali ketaatan dan ketaqwaannyalah yang dapat membedakan mereka dihadapan Allah Azza wajalla.
Dengan demikian dapatlah dimaklumi bahwa manusia hidup didunia ini mempunyai tugas dan tujuan yang sama, yaitu mengemban amanat Allah yang dipikulkan diatas pundak kita masing-masing dan barang siapa yang kuat memikul amanah tersebut maka dialah yang paling beruntung didunia dan akhirat :

يَآاَيُّهَاالنَّاسُ اِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِّنْ ذَكٍرَوَّاُنْثَى وَجَعَلْنَا كُمْ شُعُوْبًاوَّقَبَآ ئِكَ لِتَعَارَفُوْا، اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَاللهِ اَتْقَاكُمْ، اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ خَبِيْر


"Hai manusia...!! sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha mengenal." (QS Hujarat : 13)

Oleh sebab itulah maka didalam Islam kita selalu dididik agar selalu mencintai saudara-saudara kita baik yang ada hubungan kekerabatan ataupun yang seagama (seiman), dan tidak pandang bulu, apakah ia miskin atau kaya, pejabat atau rakyat jelata semuanya sama, semuanya adalah satu kesatuan yang utuh dan pada hakekatnya semua adalah saudara dan kita tak akan mampu hidup sendiri tanpa bantuan dari saudara kita sendiri.
Itulah ciri khas orang-orang mukmin, yang satu butuh yang lain dan yang satu membantu yang lain. Dan hal ini telah disampaikan oleh lisan Rasulullah Salallahu alaihi wasalam dalam sabdanya :

اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ كَالْبُنْيَـا نِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًــا


"Orang mukmin terhadap mukmin yang lainnya, bagaikan sebuah bangunan, yang bagian-bagiannya saling menopang (menguatkan)." (HR Muslim)


Dan didalam Alquran Allah pun menjelaskan :

وَالْمُؤْمِنُوْنَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَـآءُبَعْضٍ يَأْمُرُوْنَ بِلْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ

"Dan orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain, mereka menyuruh melakukan yang ma'ruf dan mencegah dari (perbuatan) yang mungkar." (QS At Taubat : 71)

Maka dalam perwujudannya pertolongan itu dapat kita golongkan menjadi dua golongan yaitu pertolongan dalam bentuk materi dan non materi, yaitu yang berupa nasehat, saran dan petunjuk menuju taqwa kepada Allah.
Dan kedua bentuk pertolongan ini sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan oleh manusia dan kedua jenis pertolongan ini dapat mengentalkan ataupun mempererat hubungan persaudaraan dan menjuhkan dari permusuhan. Dan bahkan dengan tolong menolong itu akan dapat menolong kita dari perasaan dendam, iri hati dan dengki serta mampu membuka Ukhuwah Islamiah yang kokoh dan kuat. Insha' Allah.

Bertolong-tolonganlah kamu dalam berbuat kebaikan dan taqwa dan janganlah kamu bertolong-tolongan dalam perbuatan dosa dan permusuhan.

Semoga bermanfaat bagi saya dan keluarga khususnya juga bagi kita semua. Aamiiin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HADIAH AMALAN

KEIKHLASAN DALAM BERIBADAH

HUKUM ORANG YANG MENINGGALKAN SHALAT